16 Kabupaten Terdampak: Pertamina Alihkan Distribusi, Kirim BBM dengan Pesawat ke Bener Meriah

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 5 Desember 2025 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim melakukan percepatan pemulihan melalui alih suplai BBM dari Terminal Krueng Raya untuk melayani SPBU wilayah Pidie Jaya, Pidie dan Bireun. (Dok. Tim Media Prabowo)

Tim melakukan percepatan pemulihan melalui alih suplai BBM dari Terminal Krueng Raya untuk melayani SPBU wilayah Pidie Jaya, Pidie dan Bireun. (Dok. Tim Media Prabowo)

PT PERTAMINA (Persero) berupaya mempercepat pemulihan suplai BBM dan LPG untuk masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh.

Ketersediaan bahan bakar merupakan hal yang vital untuk memulihkan kehidupan masyarakat.

Namun, Pertamina harus menghadapi tantangan yang tak mudah di lapangan. Sejumlah akses transportasi tak dapat dilalui akibat terjangan banjir dan timbunan longsor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai cara pun dilakukan demi menjamin kebutuhan masyarakat. Untuk menembus Kabupaten Bener Meriah misalnya, Pertamina melakukan pengiriman BBM dengan menggunakan pesawat.

“Kami melakukan penyaluran via udara khusus ke Kabupaten Bener Meriah dengan Pertalite dan Bio Solar masing-masing 1000 liter.”

“Sebagai dukungan emergensi untuk layanan masyarakat di wilayah terisolasi,” kata Sekretaris Perusahaan Pertamina, Arya Dwi Paramita, Kamis (4/12/2025).

Dia menambahkan, bencana sempat memutus akses distribusi BBM dan LPG ke 16 kabupaten dan kota di Aceh. Untuk mengurai hambatan, Pertamina melakukan pengalihan jalur distribusi.

“Tim melakukan percepatan pemulihan melalui alih suplai BBM dari Terminal Krueng Raya untuk melayani SPBU wilayah Pidie Jaya, Pidie dan Bireun.”

“Sebelumnya suplai normal berasal dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe,” Arya menerangkan.

Pertamina juga melakukan pengiriman LPG secara darurat dengan menggunakan kapal dari Terminal LPG Arun.

Serta suplai darurat LPG dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) wilayah Sumatera Utara ke agen wilayah terdampak di Aceh.

Selain itu, Pertamina melakukan pemetaan SPBU prioritas di setiap wilayah. Pasokan dijaga agar tidak terjadi kekosongan.

“Kami melakukan Clustering SPBU Prioritas dan memastikan SPBU tidak mengalami kehabisan stok secara bersamaan di wilayah yang berdekatan,” tutupnya.**

Follow WhatsApp Channel delapannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brimob Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur di Sekolah Aceh Tamiang, Pemulihan Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Data Bencana Langkat: RS Lumpuh, Dokter Puskesmas Selamatkan Ibu dan 2 Bayi Kembar Lahir di Ambulans
Data Lengkap Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera: 2.603 Unit Mulai Dibangun Desember 2025
Korporasi Pertamina Kerahkan 7 Relawan dan Truk 7.000 Liter Air untuk Pulihkan Puskesmas Rantau Aceh Tamiang
Stephanus Slamet Budi Raharjo Mundur dari AMDI per 8 Desember 2025, dari Organisasi Media ke Fase Baru
PBNU Fokus untuk Kemanusiaan, Pejabat Ketua Umum Baru Salurkan Rp2 Miliar untuk Bencana Sumatera
Kunjungan Prabowo ke MAN 1 Langkat: Sholawat Menggema, Presiden Peluk Anak Pengungsi dan Cek Logistik
Kunjungi Daerah Bencana, Presiden Prabowo Pastikan Energi, Pangan, hingga Cuaca Aman Jelang Nataru 2025

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 17:49 WIB

Brimob Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur di Sekolah Aceh Tamiang, Pemulihan Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 22 Desember 2025 - 17:41 WIB

Data Bencana Langkat: RS Lumpuh, Dokter Puskesmas Selamatkan Ibu dan 2 Bayi Kembar Lahir di Ambulans

Senin, 22 Desember 2025 - 17:20 WIB

Data Lengkap Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera: 2.603 Unit Mulai Dibangun Desember 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 10:55 WIB

Korporasi Pertamina Kerahkan 7 Relawan dan Truk 7.000 Liter Air untuk Pulihkan Puskesmas Rantau Aceh Tamiang

Senin, 15 Desember 2025 - 07:52 WIB

Stephanus Slamet Budi Raharjo Mundur dari AMDI per 8 Desember 2025, dari Organisasi Media ke Fase Baru

Berita Terbaru