Potensi Cuaca Ekstrem Meluas di 6 Wilayah, Pemerintah Aktifkan OMC dan Perintahkan Penanganan Maksimal

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMk) Pratikno. (Dok. Setneg.go.id)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMk) Pratikno. (Dok. Setneg.go.id)

PEMERINTAH bersiaga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem hingga akhir tahun. Potensi hujan lebat dan sangat lebat diperkirakan akan turun di wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut) sampai Papua.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMk) Pratikno dalam keterangan pers di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

“BMKG sudah menyampaikan ada potensi hujan lebat, bahkan sangat lebat sampai akhir tahun ini, termasuk di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jawa, Kalimantan, Maluku, dan Papua,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pratikno mengatakan pemerintah telah mempersiapkan antisipasi. Diharapkan, dapat menurunkan risiko bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah yang berpotensi cuaca ekstrem tersebut.

“Dan ini, kami telah mewaspadai dan mempersiapkan sedini mungkin untuk mengurangi risiko semaksimal mungkin,” lanjutnya.

Selain itu, TNI bersama BMKG dan BNPB juga telah bekerja sama dalam melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menekan intensitas hujan di wilayah terdampak.

Lebih lanjut, Pratikno menyampaikan bahwa Prabowo memerintahkan penanganan kepada seluruh lembaga hingga aparat, atas dampak banjir bandang dan tanah longsor sebagai upaya penanganan prioritas nasional.

“Seluruh lembaga telah diinstruksikan Bapak Presiden untuk ekstra responsif dan memastikan fokus dalam penyelamatan korban distribusi bantuan dan pemulihan berbagai fasilitas dan pelayanan vital.”

“Artinya terus dilakukan penanganan nasional dengan mengerahkan sumber daya maksimal, pemerintah pusat dari seluruh K/L, baik itu BNPB, termasuk juga luar biasa dari TNI-Polri,” pungkasnya.****

Follow WhatsApp Channel delapannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brimob Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur di Sekolah Aceh Tamiang, Pemulihan Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Data Bencana Langkat: RS Lumpuh, Dokter Puskesmas Selamatkan Ibu dan 2 Bayi Kembar Lahir di Ambulans
Data Lengkap Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera: 2.603 Unit Mulai Dibangun Desember 2025
Korporasi Pertamina Kerahkan 7 Relawan dan Truk 7.000 Liter Air untuk Pulihkan Puskesmas Rantau Aceh Tamiang
Stephanus Slamet Budi Raharjo Mundur dari AMDI per 8 Desember 2025, dari Organisasi Media ke Fase Baru
PBNU Fokus untuk Kemanusiaan, Pejabat Ketua Umum Baru Salurkan Rp2 Miliar untuk Bencana Sumatera
Kunjungan Prabowo ke MAN 1 Langkat: Sholawat Menggema, Presiden Peluk Anak Pengungsi dan Cek Logistik
Kunjungi Daerah Bencana, Presiden Prabowo Pastikan Energi, Pangan, hingga Cuaca Aman Jelang Nataru 2025

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 17:49 WIB

Brimob Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur di Sekolah Aceh Tamiang, Pemulihan Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 22 Desember 2025 - 17:41 WIB

Data Bencana Langkat: RS Lumpuh, Dokter Puskesmas Selamatkan Ibu dan 2 Bayi Kembar Lahir di Ambulans

Senin, 22 Desember 2025 - 17:20 WIB

Data Lengkap Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera: 2.603 Unit Mulai Dibangun Desember 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 10:55 WIB

Korporasi Pertamina Kerahkan 7 Relawan dan Truk 7.000 Liter Air untuk Pulihkan Puskesmas Rantau Aceh Tamiang

Senin, 15 Desember 2025 - 07:52 WIB

Stephanus Slamet Budi Raharjo Mundur dari AMDI per 8 Desember 2025, dari Organisasi Media ke Fase Baru

Berita Terbaru