Pemulihan Sumatera: 500 Ribu Ton Bantuan, 50 Heli, dan Armada A400 Dikerahkan untuk Akses Terputus

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan TNI, Polri, BNPB, dan korporasi menyiapkan logistik sebelum diberangkatkan ke daerah terdampak banjir dan longsor. (Facebook.com @Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

Petugas gabungan TNI, Polri, BNPB, dan korporasi menyiapkan logistik sebelum diberangkatkan ke daerah terdampak banjir dan longsor. (Facebook.com @Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

PEMERINTAH  tengah fokus memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, negara harus hadir dan membantu masyarakat bangkit dalam situasi seperti ini.

Seluruh jajaran kementerian dan lembaga, TNI, Polri, dikerahkan untuk memastikan tercukupinya kebutuhan dasar masyarakat di masa tanggap darurat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebutuhan dasar yang menjadi prioritas untuk didistribusikan ke masyarakat terdampak bencana, di antaranya adalah sembako, makanan siap saji, obat-obatan, tenda, selimut.

Hingga saat ini, lebih dari 500 ribu ton bantuan telah dikirimkan pemerintah untuk masyarakat di wilayah-wilayah yang terisolasi akibat terputusnya jalur transportasi.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

“Pemerintah terus memastikan kelancaran pengiriman layanan dasar ke seluruh wilayah bencana. Kita telah mengirimkan lebih dari 500.000 ton bantuan dari berbagai pihak.”

“Baik itu paket sembako, makanan siap saji, obat-obatan, tenda, selimut serta bantuan langsung lainnya untuk warga terdampak. Termasuk untuk daerah yang jalur aksesnya terputus,” katanya.

Dalam beberapa hari terakhir, struktur komando terus diperkuat untuk memastikan kelancaran distribusi logistik.

Pesawat angkut A-400 diterjunkan untuk mobilisasi logistik berskala besar.

Lebih 50 helikopter milik TNI, Polri, dan BNPB juga digunakan untuk menjangkau wilayah-wilayah terisolasi.

Pesawat angkut CN-295 dan C-130 J Hercules milik TNI AU turut dikerahkan.

Pesawat-pesawat tersebut telah mengirimkan bantuan logistik ke beberapa wilayah terisolasi seperti Aceh Tamiang dan Langsa.

“Didukung juga oleh pengiriman logistik melalui jalur laut dengan kapal angkut TNI AL.”

“TNI, Polri dan instasi pemerintah yang lain juga telah mendirikan posko logistik, posko kesehatan, dan dapur lapangan di lokasi-lokasi yang dibutuhkan,” Pratikno menerangkan.

Dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyalurkan makanan untuk para warga terdampak bencana.

BUMN bergerak cepat untuk membuka layanan publik seperti telekomunikasi, bahan bakar minyak (BBM), dan kelistrikan.

“Targetnya dalam 100 hari dan dalam satu tahun, publik dapat mengawasi capaian secara terukur.

“Fokus pemerintah bukan hanya membagi bantuan logistik seperti beras dan mie instan.”

“Tetapi menjaga semua warga agar punya harapan untuk membangun kembali kehidupan,” tutup Pratikno.****

Follow WhatsApp Channel delapannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNPB Ungkap Kendala Lahan, Prabowo Siap Cabut HGU untuk Bangun Huntara Tipe 36 Korban Bencana
Prabowo Gandakan Usulan Dana Jadi Rp4 Miliar per Daerah untuk Atasi Krisis Logistik dan Layanan Publik
Prabowo Pantau Proses Masak di Pengungsian, Fokus pada Kelayakan dan Gizi Menu Harian Pengungsi
Prabowo Kerahkan Pasukan Zeni untuk Percepat Pemulihan Sawah, Irigasi, dan Infrastruktur Usai Banjir Aceh
Prabowo Akan Pulihkan Bendungan, Sawah, Hapus Utang Petani, dan Kirim Cadangan Pangan ke Aceh
Jalan Aceh–Medan Terputus, Aktivitas Ekonomi Lokal di Pidie Jaya dan Aceh Tamiang Tetap Bangkit
TNI–Polri Distribusikan 5–10 Ton Bantuan ke Daerah Terisolasi, Ferry Irwandi Ungkap Fakta Lapangan
Respons Cepat Bencana: Genset Seberat 2,5 Ton Tiba di RSUD Takengon untuk Pastikan Layanan Kritis

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 08:03 WIB

BNPB Ungkap Kendala Lahan, Prabowo Siap Cabut HGU untuk Bangun Huntara Tipe 36 Korban Bencana

Senin, 8 Desember 2025 - 07:23 WIB

Prabowo Gandakan Usulan Dana Jadi Rp4 Miliar per Daerah untuk Atasi Krisis Logistik dan Layanan Publik

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:35 WIB

Prabowo Pantau Proses Masak di Pengungsian, Fokus pada Kelayakan dan Gizi Menu Harian Pengungsi

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:12 WIB

Prabowo Kerahkan Pasukan Zeni untuk Percepat Pemulihan Sawah, Irigasi, dan Infrastruktur Usai Banjir Aceh

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:59 WIB

Prabowo Akan Pulihkan Bendungan, Sawah, Hapus Utang Petani, dan Kirim Cadangan Pangan ke Aceh

Berita Terbaru