Jalan Aceh–Medan Terputus, Aktivitas Ekonomi Lokal di Pidie Jaya dan Aceh Tamiang Tetap Bangkit

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga di Pidie Jaya mulai membuka usaha meski rumah masih dipenuhi lumpur, menandai kembalinya aktivitas ekonomi setelah banjir besar. (Dok. Tim Media Prabowo)

Warga di Pidie Jaya mulai membuka usaha meski rumah masih dipenuhi lumpur, menandai kembalinya aktivitas ekonomi setelah banjir besar. (Dok. Tim Media Prabowo)

AKTIVITAS masyarakat di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, mulai bergeliat.

Swalayan, toko kelontong, tempat pangkas rambut, sudah beroperasi sejak pagi.

Kehidupan masyarakat di Pidie Jaya memang belum pulih. Banyak rumah masih tertutup lumpur bercampur air.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat berusaha menyelamatkan barang-barang dari rumah mereka. Pedagang coba memilah barang dagangan yang masih bisa dijual.

Junaedi, Geuchik Gampong Boangan, Kecamatan Meurah Dua, mengatakan kondisi di Pidie Jaya belum bisa disebut pulih sepenuhnya.

Namun, semangat masyarakat, terutama di Kecamatan Meurah Dua, ingin pelan-pelan aktivitas ekonomi kembali normal.

“Masyarakat ingin cepat beraktivitas walau di sini masih banyak yang tinggal di pengugsian karena rumahnya masih ada lumpur.”

“Kami terima kasih sudah banyak bantuan beras dan lain-lain. Tapi kami kekurangan air,” ujar Junaedi.

Akses jalan di Kecamatan Meurah Dua tidak ada masalah. Hanya ada genangan di beberapa titik.

Keberadaan jalan ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat. Sebab jalan utama yang menghubungkan Aceh-Medan terputus.

Tidak hanya di Pidie Jaya. Aktivitas jual beli di Pasar Kuala Simpang, Aceh Tamiang, terpantau juga mulai aktif.

Karena proses pembersihan kios belum selesai, masyarakat memilih berdagang di pinggir jalan, Sabtu (6/12/2025) seperti sayuran dan bahan pokok lainnya.****

Follow WhatsApp Channel delapannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brimob Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur di Sekolah Aceh Tamiang, Pemulihan Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Data Bencana Langkat: RS Lumpuh, Dokter Puskesmas Selamatkan Ibu dan 2 Bayi Kembar Lahir di Ambulans
Data Lengkap Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera: 2.603 Unit Mulai Dibangun Desember 2025
Korporasi Pertamina Kerahkan 7 Relawan dan Truk 7.000 Liter Air untuk Pulihkan Puskesmas Rantau Aceh Tamiang
Stephanus Slamet Budi Raharjo Mundur dari AMDI per 8 Desember 2025, dari Organisasi Media ke Fase Baru
PBNU Fokus untuk Kemanusiaan, Pejabat Ketua Umum Baru Salurkan Rp2 Miliar untuk Bencana Sumatera
Kunjungan Prabowo ke MAN 1 Langkat: Sholawat Menggema, Presiden Peluk Anak Pengungsi dan Cek Logistik
Kunjungi Daerah Bencana, Presiden Prabowo Pastikan Energi, Pangan, hingga Cuaca Aman Jelang Nataru 2025

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 17:49 WIB

Brimob Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur di Sekolah Aceh Tamiang, Pemulihan Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 22 Desember 2025 - 17:41 WIB

Data Bencana Langkat: RS Lumpuh, Dokter Puskesmas Selamatkan Ibu dan 2 Bayi Kembar Lahir di Ambulans

Senin, 22 Desember 2025 - 17:20 WIB

Data Lengkap Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera: 2.603 Unit Mulai Dibangun Desember 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 10:55 WIB

Korporasi Pertamina Kerahkan 7 Relawan dan Truk 7.000 Liter Air untuk Pulihkan Puskesmas Rantau Aceh Tamiang

Senin, 15 Desember 2025 - 07:52 WIB

Stephanus Slamet Budi Raharjo Mundur dari AMDI per 8 Desember 2025, dari Organisasi Media ke Fase Baru

Berita Terbaru