SINGAPORE INTERNATIONAL FESTIVAL OF ARTS 2026 HADIRKAN TEMA “LET’S PLAY!”

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 5 Mei, 2026 /PRNewswire/ — Singapore International Festival of Arts (SIFA) akan berlangsung pada 15–30 Mei 2026 dengan mengusung tema "Let’s Play!". Digelar oleh Arts House Group, SIFA 2026 mengajak publik untuk mengeksplorasi, bereksperimen, dan membangun koneksi melalui seni. Di bawah arahan Direktur Festival Chong Tze Chien, SIFA memasuki fase kuratorial baru selama tiga tahun untuk menelusuri lanskap seni pertunjukan Singapura—meninjau masa lalu, menelaah masa kini, dan membayangkan masa depan.

 
SIFA returns from 15 to 30 May 2026 with the tagline “Let’s Play!”.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

SIFA 2026 menghadirkan lima pilar program utama yang menawarkan beragam pengalaman seni. Festival Stage menampilkan produksi berskala besar, sedangkan Festival Village berlokasi di kawasan bersejarah Empress Lawn dan menyuguhkan pertunjukan terbuka dengan latar monumen nasional. Selain itu, Festival Play!Ground menghadirkan karya dan parade interaktif. Festival House dirancang sebagai pengalaman untuk keluarga, dan Festival Late Nites menyajikan program malam hari. Rangkaian kegiatan berlangsung dari Civic District hingga kawasan digital terbaru Singapura, sekaligus menjangkau wilayah permukiman.

Festival ini menampilkan beragam karya dari seniman Singapura dan mancanegara, antara lain:

  • Last Rites karya Liu Xiaoyi (Singapura) menghadirkan aktor teater lintasbudaya yang mengangkat tema tentang akhir kehidupan dan warisan
  • Salesman之死 karya penulis drama Jeremy Tiang dan sutradara Danny Yeo (Singapura) menafsirkan kembali karya Arthur Miller pada 1983 dalam versi beijing, Death of a Salesman, mengangkat isu kepemilikan budaya di era global
  • Strangely Familiar《熟悉的陌生》karya T.H.E Dance Company (Singapura) menyoroti keterkaitan budaya, identitas digital, dan norma keseharian dalam kehidupan modern
  • Noli Timere karya Rebecca Lazier (Kanada) dan Janet Echelman (Amerika Serikat) memadukan seni tari kontemporer dan sirkus avant-garde dalam sebuah pertunjukan udara
  • LACRIMA karya Caroline Guiela Nguyen (Prancis) mengeksplorasi dinamika manusia di balik proyek pernikahan kerajaan haute couture fiktif di Paris
  • Hedda Gabler yang dibintangi Lee Hye-young (Korea Selatan) hadir sebagai reinterpretasi modern karya klasik Ibsen tentang hasrat, frustrasi, dan batasan sosial
  • Hamlet karya Teatro La Plaza (Peru) menampilkan aktor dengan Down syndrome yang menyuarakan pengalaman mereka melalui kisah tragedi William Shakespeare
  • The Lighthouse karya Patch Theatre (Australia), pertunjukan menarik bagi keluarga yang menggabungkan seni instalasi, eksplorasi ilmiah, dan hiburan interaktif
  • AUTOMATA, program late-night yang dikurasi oleh Hothouse (Singapura), mengeksplorasi tema ritual dan tubuh mesin, menampilkan seniman seperti produser musik Guzz (Tiongkok)

Informasi lengkap tentang program acara dan penjualan tiket: sifa.sg.

Narahubung Media:
Lee Say Hua, sayhua.lee@tateanzur.com, +65 96684605

Follow WhatsApp Channel delapannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permainan Indah Sepak bola: Hisense Ajak Penggemar dalam Pengalaman Interaktif FIFA World Cup 2026™
Ajang “The Hue of China – Chinese Peasant Painting Exhibition” Sukses Memikat Pengunjung di Jakarta
Lima Terobosan Teknologi: Huawei Luncurkan Platform ESS “Grid-Forming” Generasi Baru LUTERRA™
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center selenggarakan konferensi internasional tentang aritmia jantung kompleks
Pylontech Luncurkan PyOcean, Sistem Penyimpanan Energi 6,4 MWh dengan Sel 601Ah yang Dikembangkan secara Independen
Sanya Kembali Jadi Tuan Rumah Formula E, Buka Seri Asia Musim 2027 dan Perkuat Posisi sebagai Pusat Ajang Global
CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI
Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:34 WIB

Permainan Indah Sepak bola: Hisense Ajak Penggemar dalam Pengalaman Interaktif FIFA World Cup 2026™

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:00 WIB

Ajang “The Hue of China – Chinese Peasant Painting Exhibition” Sukses Memikat Pengunjung di Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:49 WIB

Lima Terobosan Teknologi: Huawei Luncurkan Platform ESS “Grid-Forming” Generasi Baru LUTERRA™

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:17 WIB

Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center selenggarakan konferensi internasional tentang aritmia jantung kompleks

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:26 WIB

Pylontech Luncurkan PyOcean, Sistem Penyimpanan Energi 6,4 MWh dengan Sel 601Ah yang Dikembangkan secara Independen

Berita Terbaru